Suasana Haru Kakak Fedi Nuril Temani Detik Terakhir Ibu

Proses pemakaman ibunda Fedi Nuril di TPU Karet Bivak (FOTO: NET)
Penulis: David Ilham
Kamis, 21 Mei 2026 | 11:38:09 WIB

JAKARTA – Suasana duka menyelimuti momen wafatnya ibunda Fedi Nuril pada Selasa (19/5/2026).

Kakak Fedi Nuril, Nanda Nuril, menceritakan detik-detik terakhir sang ibu yang berlangsung begitu tenang dan penuh kekhusyukan.

Nanda menuturkan bahwa dirinya mendampingi langsung ibundanya saat memasuki masa sakaratul maut.

Ia pun membimbing almarhumah melafalkan zikir tepat di sisi tempat tidur.

“Setahu aku kan kalau udah sakaratul maut tuh dibimbing laa ilaaha illallah kan. Eh, aku, ‘Laa ilaaha illallah, laa ilaaha illallah.’ Enggak lama, aku doa, ‘Ya Allah, kalau udah waktunya, mudahkanlah’,” tutur Nanda.

Di tengah situasi emosional tersebut, Nanda juga sempat mengungkapkan rasa kasih sayang serta menyampaikan permohonan maaf kepada sang ibu sebelum tutup usia.

“Terus aku, ‘Ma, I love you, Ma. I’m sorry for all my mistakes.’ Enggak lama… (menghembuskan nafas terakhir). Udah, semudah itu. Alhamdulillah,” katanya.

Momen tersebut terasa lebih berkesan bagi pihak keluarga karena terjadi bertepatan dengan berkumandangnya azan Asar.

Nanda merasa suasana saat itu sangat spiritual dan dramatis bagi mereka yang berada di sampingnya.

“Pas mama ngelepas nafas terakhir itu, aku inget azan Asar. Cukup dramatis lah, gitu,” ujar Nanda.

Meski secara medis dokter menetapkan waktu wafat pada pukul 15.53 WIB, Nanda mengaku momen azan yang berkumandang menjadi kenangan yang paling sulit untuk dilupakan.

“Jam konfirmasi dokter... itu terhitungnya jam 15:53,” kata Nanda.

Reporter: David Ilham