Pertamina NRE Gandeng CUSP Kembangkan Pembangkit Surya Bangladesh
- Minggu, 17 Mei 2026
JAKARTA - Hubungan kerja sama strategis ini mencakup rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga surya serta peluang kemitraan dalam bidang operasi dan pemeliharaan (O&M).
Kedua perusahaan tersebut juga akan melaksanakan studi kelayakan yang mengkaji aspek teknis, pasar, bisnis, lingkungan, aturan hukum, hingga analisis risiko proyek.
Tindakan ini menjadi langkah awal bagi kedua pihak untuk menjajaki investasi energi bersih, sekaligus menunjukkan besarnya kepercayaan pihak Bangladesh terhadap kemampuan Pertamina NRE dalam mengelola proyek berskala internasional.
Baca Juga
Selain dari sisi komersial, sinergi ini juga menjadi sarana untuk aktivitas transfer pengetahuan serta penerapan teknologi transisi energi.
Direktur Utama Pertamina NRE John Anis menjelaskan bahwa kolaborasi internasional tersebut menjadi momen penting bagi percepatan ekspansi bisnis perusahaan.
"Di tengah situasi global yang penuh dengan ketidakpastian, kolaborasi ini menjadi momentum penting dan langkah strategis bagi pengembangan bisnis energi terbarukan di Indonesia sekaligus mendukung kebutuhan energi bersih yang berkelanjutan di Bangladesh," ujar John Anis, Direktur Utama Pertamina NRE.
John Anis menambahkan bahwa ekspansi pasar ke Bangladesh ini berpotensi besar memperkuat rekam jejak portofolio internasional perusahaan yang sebelumnya telah berjalan di Filipina.
"Saat ini Pertamina NRE telah memiliki kapasitas instalasi terpasang lebih dari 1 GWp di Filipina dan terus berkembang dengan target mencapai 2,6 GWp pada akhir tahun ini. Pencapaian konkret tersebut menjadi modal penting bagi Pertamina NRE untuk mengembangkan proyek serupa di Bangladesh," tambah John Anis, Direktur Utama Pertamina NRE.
Pihak mitra menyambut positif kolaborasi ini sebagai sebuah upaya dalam menyediakan solusi energi yang efisien di Bangladesh.
"Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk menghadirkan solusi energi bersih yang inovatif, efisien, dan berdampak positif bagi pembangunan berkelanjutan di Bangladesh," kata Ziaur Rahman, Chairman CUSP.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri juga memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif investasi hijau antarnegara tersebut.
"Kemitraan ini mencerminkan eratnya hubungan bilateral kedua negara, khususnya dalam mendorong investasi hijau dan pengembangan energi berkelanjutan. Saling berbagi pengetahuan dan pengalaman tentu akan memberikan manfaat bagi kedua negara," ujar Roy Wahab, Direktur Investasi dan Ekonomi Kreatif Kementerian Luar Negeri RI.
Melalui pelaksanaan proyek ini, kedua perusahaan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pencapaian target Net Zero Emission Indonesia 2060 serta percepatan transisi energi global.
David Ilham
variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Manchester United Incar Shea Charles Murah Untuk Gantikan Casemiro Musim Panas
- Jumat, 10 April 2026
Chelsea Tolak Real Madrid Demi Pertahankan Bek Muda Josh Acheampong Masa Depan
- Jumat, 10 April 2026
Liverpool Semakin Dekat Amankan Kontrak Baru Ibrahima Konate Di Anfield Musim Ini
- Jumat, 10 April 2026
Berita Lainnya
Terpopuler
3.
Zarubezhneft Siap Garap Blok Tuna Juni 2026
- 18 Mei 2026












