Strategi Diversifikasi Jaga Kinerja Positif MBAP Sepanjang 2025

DA
David Ilham

Editor: Yoga Susyla Utama

Jumat, 22 Mei 2026
Strategi Diversifikasi Jaga Kinerja Positif MBAP Sepanjang 2025
Strategi Diversifikasi (FOTO: NET)

JAKARTA - PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP) sukses mempertahankan performa keuangan yang impresif selama tahun 2025, sekalipun berada di bawah tekanan pasar batu bara global, penurunan harga komoditas, dan aneka hambatan operasional pertambangan.

Saat ini, perusahaan mengandalkan strategi ekspansi lini bisnis baru demi mengamankan roda pertumbuhan jangka panjang di tengah situasi industri yang fluktuatif.

Pada laporan keuangan tahun buku 2025, MBAP berhasil membukukan total pendapatan senilai 164,87 juta dolar AS serta laba bersih yang menyentuh angka 1,37 juta dolar AS.

Direktur Utama Mitrabara Adiperdana, Khoirudin, menjelaskan bahwa pihak manajemen konsisten menjaga fondasi keuangan yang sehat lewat optimalisasi likuiditas, pengelolaan liabilitas secara ketat, dan efisiensi di lini produksi kala menavigasi kondisi pasar yang dinamis.

“Perseroan juga terus memperkuat tata kelola perusahaan, kepatuhan terhadap regulasi, serta implementasi prinsip keberlanjutan dalam kegiatan operasional dan bisnis,” kata Khoirudin, Rabu (20/5/2026).

Guna mengantisipasi penurunan laju di industri batu bara, MBAP terus menggulirkan program transformasi dengan merambah sektor energi baru terbarukan, proyek infrastruktur, hingga bisnis agroindustri.

Langkah taktis ini diambil sebagai upaya memperkokoh resiliensi korporasi sekaligus menciptakan sumber pemasukan alternatif di luar sektor batu bara termal konvensional.

Khoirudin memaparkan, pergeseran global menuju energi bersih membuka peluang yang sangat besar bagi ekspansi usaha non-batu bara, contohnya pembangkit listrik tenaga surya dan sektor hijau lainnya.

Oleh karena itu, manajemen berkomitmen penuh untuk meningkatkan integrasi antarunit usaha dan memaksimalkan output dari seluruh entitas anak usaha pada tahun 2026.

“Fokus strategis perusahaan akan diarahkan pada peningkatan efisiensi operasional, optimalisasi kinerja anak usaha, pengembangan bisnis non-coal, serta penguatan sinergi antar lini usaha,” ujar Khoirudin.

Manajemen MBAP menatap tahun 2026 dengan penuh rasa optimis bahwa peluang bisnis ke depan tetap cerah meski gejolak harga komoditas dunia belum mereda.

Pihak internal meyakini bahwa langkah diversifikasi menjadi instrumen penting guna menjaga stabilitas usaha jangka panjang di masa transisi peta industri energi global.

Sebagai informasi, PT Mitrabara Adiperdana Tbk merupakan perusahaan terbuka di bidang energi yang memiliki ekosistem usaha meliputi tambang, infrastruktur, energi bersih, hingga sektor agroindustri.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua