Meksiko Gugur, AS Pikul Beban Sendiri sebagai Tuan Rumah Terakhir

DA
David Ilham

Editor: Yoga Susyla Utama

Senin, 06 Juli 2026
Meksiko Gugur, AS Pikul Beban Sendiri sebagai Tuan Rumah Terakhir
Meksiko Singkirkan Ekuador, Kemenangan Babak Gugur Piala Dunia Pertama dalam 40 Tahun (FOTO: NET)

JAKARTA - Meksiko mengekor Kanada tersisih dari Piala Dunia 2026 sesudah kalah 2-3 atas Inggris pada fase perdelapan final.

Keadaan ini menempatkan Amerika Serikat selaku satu-satunya representasi penyelenggara yang masih bertahan di turnamen periode ini.

Ironisnya, Meksiko luput memanfaatkan keuntungan berlaga di depan puluhan ribu pendukung setianya kendati Inggris dipaksa menyelesaikan laga dengan sembilan personel saja.

Sebelum pertempuran dimulai, Meksiko justru sempat difavoritkan mampu menumbangkan Inggris dalam Podcast Super Taktik Tribunnews Solo di Karanganyar, Jawa Tengah, bertajuk: Plot Twist 16 Besar Piala Dunia 2026, Adakah Kejutan Lagi?.

"Main kandang tentunya poin plus bagi Meksiko, tidak perlu adaptasi cuaca, bisa jadi kunci mereka bisa menang," ujar Konten Kreator Bola @hamkaisme, Septiansyah Rizky Yuwana.

Ramalan tersebut rupanya keliru setelah Inggris sanggup mematahkan impian El Tri sekaligus melipatgandakan tekanan yang sekarang wajib diemban Amerika Serikat sebagai tuan rumah terakhir yang tersisa.

Kekalahan Meksiko juga membikin Kanada dan El Tri kompak menyudahi petualangannya di babak 16 besar, meninggalkan Amerika Serikat selaku satu-satunya asa warga Amerika Utara.

Amerika Serikat Pikul Seluruh Gengsi Tuan Rumah

Piala Dunia 2026 pada awalnya sempat mengukir rekor baru sesudah seluruh negara penyelenggara berhasil lolos ke babak 16 besar.

Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada menjadi tiga tuan rumah pertama dalam catatan format multi-host yang semuanya sanggup melangkah ke fase gugur.

Prestasi itu sempat memicu optimisme bahwa ketiganya mampu melanjutkan perjalanan hingga babak delapan besar.

Namun, asa itu mulai hilang ketika Kanada lebih dulu ditundukkan Maroko dengan skor telak 0-3.

Meksiko yang diharapkan memelihara harapan tuan rumah justru mengalami nasib serupa setelah ditaklukkan Inggris di Stadion Azteca.

Dengan dua perwakilan penyelenggara telah gugur, kini semua perhatian tertuju kepada Amerika Serikat.

Pasukan arahan Mauricio Pochettino menjadi satu-satunya negara penyelenggara yang masih mempunyai peluang merawat eksistensi tuan rumah di babak-babak akhir turnamen.

Walau peluang mengukir rekor baru dengan mengirim tiga tuan rumah ke perempat final sudah pupus semenjak Kanada tersingkir, Amerika Serikat tetap memegang misi besar untuk menjaga martabat negara penyelenggara.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua